APAKAH AIDS ITU ?

APAKAH AIDS ITU ?

“AIDSadalah Acquired Immune Deficiency Syndrom (sekumpulan gejala penyakit, yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh , yang didapat).
AIDS disebabkan oleh adanya virus HIV (Human
Immunodeficiency Virus) didalam tubuh.
Virus HIV ini hidup didalam 4 cairan tubuh manusia :

* Cairan darah
* Cairan sperma
* Cairan vagina
* Air susu Ibu

Cara penularan :* Lewat cairan darah
– Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
– Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
– Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah
* Lewat cairan sperma dan cairan vagina :
– Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina); atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
* Lewat Air Susu Ibu :
– Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.
Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

Cara Pencegahan :
* Gunakan selalu jarum suntik yang steril dan baru setiap kali akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang mengakibatkan terjadinya luka
* Selalu menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman (artinya : hubungan seks yang tidak memungkinkan tercampurnya cairan kelamin, karena hal ini memungkinkan penularan HIV)
* Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.

AIDS tidak ditularkan melalui :

* Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama
* Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang
* Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya
* Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

Perbeda antara HIV dengan AIDS?
HIV adalah :
Human Immuno Deficiency Virus, suatu virus yang menyerang sel darah putih manusia dan menyebabkan menurunnya kekebalan/ daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang infeksi/penyakit.

AIDS adalah :
Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu timbulnya sekumpulan gejala penyakit yang terjadi karena kekebalan tubuh menurun,oleh karena adanya virus HIV di dalam darah.



Tanda-tanda seorang tertular HIV?

Sebenarnya tidak ada tanda-tanda khusus yang bisa menandai apakah seseorang telah tertular HIV, karena keberadaan virus HIV sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang (5 sampai 10 tahun hingga mencapai masa yang disebut fullblown AIDS). Adanya HIV di dalam darah bisa terjadi tanpa seseorang menunjukan gejala penyakit tertentu dan ini disebut masa HIV positif. Bila seseorang terinfeksi HIV untuk pertama kali dan kemudian memeriksakan diri dengan menjalani tes darah, maka dalam tes pertama tersebut belum tentu dapat dideteksi adanya virus HIV di dalam darah. Hal ini disebabkan kaena tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 3 – 6 bulan untuk membentuk antibodi yang nantinya akan dideteksi oleh tes darah tersebut. Masa ini disebut window period (periode jendela) . Dalam masa ini , bila orang tersebut ternyata sudah mempunyai virus HIV di dalam tubuhnya (walau pun belum bisa di deteksi melalui tes darah), ia sudah bisa menularkan HIV melalui perilaku yang disebutkan di atas tadi.

Secara umum, tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang yang sudah sampai pada tahapan AIDS adalah:

* berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu singkat
* demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
* diare berkepanjangan (lebih dri satu bulan)

Sedangkan gejala-gejala tambahan berupa :

* batuk berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
* kelainan kulit dan iritasi (gatal)
* infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan
* pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha.

Nah, kalau mengenai lama tidaknya virus (secara umum) bertahan di udara bebas, maka masih diperhatikan juga mengenai jenis virusnya juga,
Spt misal, virus influenza bisa bertahan hidup selama 7 hari di udara bebas (seperti permukaan lantai), virus H5N1 bisa bertahan selama 35 hari pada suhu 4º Celcius dan enam hari pada suhu lebih tinggi.
Yang saya tahu masa hidup virus HIV di luar darah hidup (dalam manusia ) hingga kira-kira selama15 menit saja.
Kenapa?
Kalaupun virus tersebut keluar bersamaan dengan darah si penderita, maka dalam waktu kira2 15 menit, darah tersebut sudah menggumpal, sehingga otomatis virus di dalamnya juga ikutan mati.. Ingat virus bisa bertahan hidup jika ada tempat untuk berinkubasi – biasanya virus berinkubasi di tubuh manusia/hewan selama 4 hari .

Jadi kalo ada penularan virus gaya baru dengan sengaja menyuntikan darah yg mengandung virus HIV, maka tiap 15 menit dunk orang tersebut ngambilin darahnya ndiri buat bikin kacau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: